MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Prof. Armid resmi dilantik sebagai Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari untuk periode 2025-2029. Pelantikan dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) Republik Indonesia, Prof. Togar Mangihut Simatupang, di Graha Dikti Saintek Lantai II, Kemendikti Saintek, Jakarta, pada Jumat (1/8) pukul 13.00 WIB. Acara pelantikan juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi Kemendikti Saintek.
Dalam sambutannya, Prof. Togar Mangihut Simatupang mengucapkan selamat kepada Prof. Armid yang telah resmi dilantik. Ia menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar formalitas, melainkan amanah yang mengandung tanggung jawab besar.
“Amanah ini adalah untuk memimpin, mengarahkan, mengayomi, dan menciptakan perubahan positif demi kemajuan organisasi yang mendukung visi dan misi Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi,” ujar Prof. Togar.
Prof. Togar berharap Prof. Armid dapat mewujudkan komitmen serta kinerja yang mendukung pembangunan sumber daya manusia dalam rangka mendukung program transformasi pendidikan tinggi sains dan teknologi. Program tersebut tidak hanya menargetkan hasil akademik, tetapi juga hasil yang nyata dan dirasakan oleh masyarakat luas. Menurutnya, perguruan tinggi harus menjadi pusat lahirnya inovasi, pemikiran baru, dan solusi konkret bagi masyarakat.
“Kami berharap Universitas Halu Oleo dapat melanjutkan hirilisasi serta industrialisasi dan membangun kolaborasi erat dengan dunia industri serta elemen masyarakat lainnya, guna memanfaatkan seluruh sumber daya menghadapi dinamika nasional dan internasional,” tambah Prof. Togar.
Pada kesempatan tersebut, Sekjen Kemendikti Saintek juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Prof. Muhammad Zamrun Firihu yang sebelumnya menjabat rektor, atas dedikasi dan tanggung jawab dalam menjalankan tugasnya.
“Semoga Bapak dapat terus memberikan kontribusi terbaik dalam bentuk pengabdian lainnya,” ungkapnya.
Pelantikan Prof. Armid sebagai rektor menandai tahapan akhir dari proses panjang pemilihan yang telah melewati beragam tahapan sesuai ketentuan Permen Ristek Dikti No. 19 Tahun 2017 dan perubahan No. 21 Tahun 2018 mengenai pengangkatan dan pemberhentian pemimpin perguruan tinggi negeri. Prof. Armid terpilih melalui sidang senat yang selektif, dan diharapkan mampu menjadi pemimpin profesional, baik, dan amanah yang mampu menjawab harapan sivitas akademika dan masyarakat.
Prof. Togar mengingatkan bahwa keberhasilan perguruan tinggi tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga pada kemampuan menghasilkan dan mengembangkan karakter serta kualitas manusia di dalamnya. Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak untuk mendukung pemimpin baru dalam mewujudkan visi dan misi institusi dengan kerja keras, kerja cerdas, kebersamaan, dan semangat gotong royong. (sal)












