;
Daerah  

RSUD Bahtramas Bangun Medical Center 8 Lantai Senilai Rp100 Miliar, Tingkatkan Layanan Kesehatan Sultra

Direktur RSUD Bahtramas Sultra, dr. H. Sukirman, MARS, M.Kes., Sp.PA. (FOTO: FAYSAL/MS)
Direktur RSUD Bahtramas Sultra, dr. H. Sukirman, MARS, M.Kes., Sp.PA. (FOTO: FAYSAL/MS)

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahtramas Sulawesi Tenggara terus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan melalui pembangunan Gedung Medical Center Terpusat setinggi delapan lantai. Proyek dengan nilai investasi sekitar Rp100 miliar itu akan dibiayai melalui dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan mulai direalisasikan pada 2026.

Direktur RSUD Bahtramas Sultra, dr. H. Sukirman, MARS, M.Kes., Sp.PA mengatakan proses perencanaan pembangunan kini telah memasuki tahap masa sanggah. Selanjutnya, penetapan pemenang tender dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat sebelum dilakukan verifikasi oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

“Rencana pembangunan Gedung Medical Center delapan lantai. Perencanaannya sekarang masih masa sanggah. Mungkin tanggal 22 atau 23 nanti baru ditentukan pemenangnya, kemudian diverifikasi lagi oleh PPK. Nama gedungnya Medical Center Terpusat,” ujar Sukirman kepada awak media di Kantor DPRD Sultra, Selasa (21/7/2026).

Ia menjelaskan, konsep pembangunan rumah sakit modern kini tidak lagi berorientasi pada perluasan bangunan secara horizontal, melainkan mengintegrasikan seluruh layanan utama dalam satu gedung bertingkat sehingga lebih mudah diakses oleh pasien.

“Selama ini pembangunan rumah sakit melebar. Sekarang paradigmanya berbeda, yaitu memudahkan pasien. Semua layanan utama akan berada dalam satu gedung,” jelasnya.

Mantan Penjabat Sekretaris Daerah Kota Kendari itu menuturkan, Gedung Medical Center Terpusat akan dilengkapi berbagai fasilitas pelayanan kesehatan terpadu, mulai dari Unit Gawat Darurat (UGD), ruang operasi (OK), ruang perawatan, Intensive Care Unit (ICU), instalasi radiologi, hingga berbagai layanan penunjang lainnya.

Menurut Sukirman, pembangunan gedung tersebut juga menjadi solusi untuk mengatasi keterbatasan kapasitas pelayanan di RSUD Bahtramas. Sebagai rumah sakit rujukan utama di Sulawesi Tenggara, jumlah pasien rujukan dari berbagai kabupaten dan kota terus mengalami peningkatan, sementara kapasitas tempat tidur yang tersedia masih belum mencukupi.

“Keluhan yang kami hadapi sekarang adalah membludaknya pasien rujukan dari kabupaten dan kota. Idealnya rumah sakit ini memiliki sekitar 400 hingga 500 tempat tidur. Saat ini baru sekitar 300 tempat tidur, itu pun sebagian sudah mengalami kerusakan dan membutuhkan rehabilitasi total. Karena itu, lebih baik kita membangun fasilitas baru,” pungkasnya.

Dengan hadirnya Medical Center Terpusat, RSUD Bahtramas diharapkan mampu menghadirkan layanan kesehatan yang lebih cepat, efisien, dan nyaman bagi masyarakat Sulawesi Tenggara. Selain meningkatkan kualitas pelayanan, pembangunan ini juga akan memperkuat kapasitas rumah sakit dalam melayani pasien rujukan dari seluruh kabupaten dan kota di Bumi Anoa. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

;