MEDIATAMASULTRA.COM, JAKARTA – Anggota DPD RI asal Sulawesi Tenggara (Sultra), Wa Ode Rabia Al Adawia Ridwan, terus mengawal aspirasi masyarakat Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) ke pemerintah pusat. Kali ini, Rabia mendorong penguatan sektor perdagangan dan pemerataan pembangunan, khususnya terkait akses distribusi logistik dan fasilitas perdagangan di daerah kepulauan tersebut.
Upaya itu diwujudkan melalui pertemuan antara Pemerintah Kabupaten Konkep dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) di Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Pertemuan tersebut mempertemukan Bupati Konkep Rifqi Saifullah Razak dan Wakil Bupati Muhammad Farid dengan Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri. Pertemuan turut dihadiri Direktur Sarana Perdagangan dan Logistik Kemendag Sri Sugy Atmanto bersama jajaran.
Pertemuan tersebut difasilitasi Wa Ode Rabia sebagai bagian dari upayanya membawa berbagai kebutuhan pembangunan Konkep ke tingkat pemerintah pusat, terutama yang berkaitan dengan sektor perdagangan, distribusi barang, dan logistik.
Dalam pertemuan itu, Pemkab Konkep menyampaikan sejumlah persoalan yang masih dihadapi masyarakat, salah satunya tingginya harga kebutuhan pokok.
Bupati Konkep Rifqi Saifullah Razak mengatakan, salah satu faktor yang memengaruhi tingginya harga kebutuhan pokok adalah distribusi barang yang masih harus melalui Kota Kendari.
Menurutnya, kondisi geografis Konkep sebagai wilayah kepulauan membuat proses distribusi membutuhkan biaya dan waktu lebih besar. Kondisi tersebut pada akhirnya turut membebani pedagang dan masyarakat.
“Kita berharap program Tol Laut dapat menjangkau Konkep agar distribusi komoditas dari berbagai daerah di Indonesia dapat diakses secara langsung,” kata Rifqi.
Selain akses Tol Laut, Pemkab Konkep juga meminta dukungan Kemendag untuk pengadaan pasar rakyat atau pasar terbuka.
Keberadaan fasilitas tersebut dinilai penting untuk memperkuat aktivitas perdagangan, membuka ruang usaha bagi masyarakat, sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.
Wa Ode Rabia menegaskan, kondisi geografis Konkep sebagai wilayah kepulauan harus menjadi perhatian dalam penyusunan maupun penyaluran program pemerintah pusat.
Ia mendorong agar masyarakat Konkep memperoleh manfaat pembangunan yang setara dengan masyarakat di daerah lainnya.
“Setiap daerah, termasuk Konawe Kepulauan, berhak atas perhatian yang sama dari pemerintah pusat. Keterbatasan aksesibilitas wilayah dan jumlah penduduk yang relatif sedikit jangan sampai membuat masyarakat di sana tertinggal dari program-program strategis pemerintah pusat, termasuk Kementerian Perdagangan,” ujar Wa Ode Rabia.
Menurut Rabia, pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kolaborasi antara DPD RI, pemerintah daerah, dan kementerian terkait untuk memastikan kebutuhan pembangunan Konkep mendapat perhatian di tingkat pusat.
Ia menegaskan akan terus mengawal aspirasi daerah agar tidak berhenti pada penyampaian usulan, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui program pemerintah yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Sementara itu, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri menyambut baik berbagai usulan yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Konkep.
Ia menyatakan Kemendag akan mendorong agar aspirasi tersebut dapat diperjuangkan bersama demi memberikan manfaat bagi masyarakat Konawe Kepulauan.
Dengan adanya sinergi antara DPD RI, Pemkab Konkep, dan Kemendag, diharapkan persoalan distribusi logistik, tingginya harga kebutuhan pokok, serta keterbatasan fasilitas perdagangan di Konkep dapat memperoleh solusi yang lebih konkret. (red)












