BerandaDaerah

Gubernur ASR Resmikan 4 Sekolah Baru dan Revitalisasi 147 Sekolah di Sultra, Anggaran Rp72 Miliar

×

Gubernur ASR Resmikan 4 Sekolah Baru dan Revitalisasi 147 Sekolah di Sultra, Anggaran Rp72 Miliar

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka (ASR), saat meresmikan pembangunan 4 unit sekolah baru sekaligus revitalisasi 147 sekolah yang tersebar di berbagai wilayah Sultra.
Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka (ASR), saat meresmikan pembangunan 4 unit sekolah baru sekaligus revitalisasi 147 sekolah yang tersebar di berbagai wilayah Sultra.

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka (ASR), meresmikan pembangunan 4 unit sekolah baru sekaligus revitalisasi 147 sekolah yang tersebar di berbagai wilayah Sultra. Program tersebut dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025 dengan total anggaran sebesar Rp72 miliar.

Peresmian dilakukan secara simbolis di SMAN 7 Kendari dan dirangkaikan dengan peresmian revitalisasi serta pembangunan sekolah baru di Sultra yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti.

Empat sekolah baru yang dibangun oleh Pemerintah Provinsi Sultra masing-masing adalah SMAN 1 Pakue Utara Kabupaten Kolaka Utara, SMAN 3 Kulisusu Utara Kabupaten Buton Utara, SMAN 3 Tomia Kabupaten Wakatobi, serta SMAN 1 Ngapa Kabupaten Kolaka Utara.

Gubernur ASR mengatakan, selain revitalisasi sekolah yang bersumber dari APBN, Pemprov Sultra juga melakukan pendampingan melalui APBD untuk memastikan pemerataan pembangunan sarana pendidikan.

“Selain revitalisasi yang menggunakan APBN, kami juga melakukan pendampingan menggunakan APBD. Tahun ini, kami meresmikan empat sekolah baru,” ujar ASR.

Ia menegaskan bahwa pembangunan dan perbaikan sarana pendidikan merupakan investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Tenggara.

Menurutnya, kehadiran empat sekolah baru tersebut diharapkan dapat memperluas akses pendidikan, terutama di wilayah yang selama ini masih mengalami keterbatasan fasilitas pendidikan.

Sementara itu, revitalisasi 147 sekolah mencakup perbaikan ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, sanitasi, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya yang sebelumnya mengalami kerusakan atau tidak lagi memadai.

“Dengan fasilitas yang lebih baik, diharapkan proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih optimal serta memberikan kenyamanan bagi siswa dan tenaga pendidik,” tutup ASR. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!