MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andap Budhi Revianto meminta kepada seluruh inspektorat baik provinsi maupun kabupaten/kota untuk mengawasi penggunaan anggaran. Hal itu disampaikan dalam kegiatan Rapat Koordinasi Pengawasan Daerah (Rakorwasda) tahun 2024, bertempat di Hotel Claro Kendari, Selasa (12/11).
Pj Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto mengatakan, pelaksanaan rakor tersebut bertujuan untuk mengkonsolidasikan kembali apa saja tugas dan fungsi (Tusi) saat ini dan kemudian upaya-upaya perbaikan kedepan.
“Apakah itu secara teknis, sinergitas, kolaborasi yang lainannya seperti dengan UPP Saber Pungli Kemudian juga BPKP dan stakeholder yang terakhir itu yang pertama. Kemudian kedua kalau tadi berbicara pengawasan anggaran ya itu sudah merupakan tusinya,” katanya saat diwawancarai awak media, Selasa (12/11).
Andap menambahkan, tugas dan fungsi inspektorat teridiri dari audit, review dan seterusnya sampai dengan penyusuran laporan.
“Ada juga tugas-tugas mandatori yang diberikan dari kementerian. Sebut saja tadi menyangkut WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dan lain-lain. Jadi disini intinya adalah kita konsolidasi kembali,” jelasnya.
Selain itu, Ia juga menggarisbawahi pentingnya sinergi program pemerintah daerah dengan visi dan misi Presiden, yang mencakup delapan misi, delapan program prioritas hasil terbaik, serta 17 program utama. Pemerintah daerah diinstruksikan untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, efisien, dan proaktif dalam melayani masyarakat.
“Karena itu saya mengingatkan pentingnya efisiensi dalam penggunaan APBN/APBD dan mengutamakan pelibatan masyarakat dalam perancangan program,” tegasnya.
Penjabat Gubernur juga menekankan pentingnya deklarasi perjanjian kinerja sebagai upaya penguatan pengawasan internal menuju tahun 2025.
“Sebagai APIP, kita bertanggung jawab untuk mengawal setiap program kerja di tahun depan, sesuai arahan Presiden, demi menjaga eksistensi dan integritas pemerintah dalam melayani masyarakat,” tegasnya.
Di samping itu, Andap juga menyampaikan beberapa pesan yakni 14 hari lagi menuju Pilkada. Olehnya ia mengajak untuk menyukseskan pilkda di dalam pengelenggaraannya.
“Sebagai pengawas juga harus bisa menunjukkan eksistensinya di dalam mendekatkan aturan ASN harus netral. Mohon doanya semoga kita dari waktu ke waktu itu semakin lebih baik lagi,” pungkasnya. (**)












