MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Layanan Call Center 112 Kota Kendari mencatat sebanyak 3.121 panggilan masuk selama periode September 2026.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Kendari, Sahuriyanto Meronda, mengatakan dari total panggilan tersebut, sebanyak 2.157 panggilan atau 69 persen merupakan panggilan valid.
Sementara itu, sebanyak 964 panggilan atau 31 persen tercatat sebagai panggilan tidak valid yang masuk dalam kategori prank atau ghost call.
Selain menerima panggilan darurat, layanan Call Center 112 juga mencatat 246 tiket laporan kejadianyang diteruskan kepada instansi terkait untuk ditindaklanjuti.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 168 laporan atau 68 persen telah selesai ditindaklanjuti. Sedangkan 78 laporan atau 32 persen lainnya masih belum ditindaklanjuti.
Adapun laporan kedaruratan tersebut diteruskan kepada sejumlah instansi, di antaranya Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Dinas Perhubungan (Dishub), PLN, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), Satpol PP, Polres, BPBD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, serta PDAM.
Layanan Call Center 112 Kota Kendari merupakan layanan darurat yang disediakan Pemerintah Kota Kendari untuk mempercepat penanganan berbagai laporan masyarakat, sehingga dapat diteruskan kepada instansi yang berwenang.
Melalui layanan tersebut, Pemkot Kendari terus mendorong pelayanan publik yang cepat, responsif dan terintegrasi dalam menangani kondisi darurat di wilayah Kota Kendari. (red)












