BerandaDaerah

Kadin Sultra Siap Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis, Miliki Dapur MBG Terbanyak di Indonesia

×

Kadin Sultra Siap Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis, Miliki Dapur MBG Terbanyak di Indonesia

Sebarkan artikel ini
Ketua Kadin Sultra, Anton Timbang. (FOTO: FAYSAL/MS)
Ketua Kadin Sultra, Anton Timbang. (FOTO: FAYSAL/MS)

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyatakan komitmennya untuk menyukseskan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi oleh pemerintah pusat. Hingga saat ini, Sultra tercatat sebagai provinsi dengan jumlah dapur MBG terbanyak di Indonesia.

Ketua Kadin Sultra, Anton Timbang, mengungkapkan bahwa dari 65 usulan dapur MBG yang diajukan ke Badan Gizi Nasional (BGN), sebanyak 27 dapur telah disetujui dan sebagian sudah mulai beroperasi.

“Kami mengusulkan 65 dapur MBG ke BGN, dan 27 di antaranya sudah disetujui serta sebagian telah beroperasi. Sultra menjadi daerah dengan usulan terbanyak dan yang paling siap secara administrasi maupun teknis,” ujar Anton Timbang saat di wawancarai awak media, usai mengukuhkan Pengurus KADIN Kota Kendari periode 2024–2029 di Hotel Claro Kendari, Kamis (23/10/2025).

Anton menjelaskan, secara nasional Kadin Indonesia mendapat penugasan untuk mengelola 1.000 dapur MBG, dan hingga kini sekitar 325 dapur telah terbangun di seluruh Indonesia. Sultra menjadi salah satu provinsi dengan progres paling cepat dalam merealisasikan program tersebut.

Lebih lanjut, Anton mengungkapkan bahwa Kadin Sultra juga tengah menjajaki kerjasama impor bahan baku susu dari Malaysia guna memenuhi kebutuhan gizi pada setiap menu MBG.

“Kebutuhan susu nasional untuk program MBG masih sangat besar. Karena itu, kami melihat potensi dari Malaysia untuk suplai bahan baku susu. Target awalnya, kami ingin memastikan seluruh dapur MBG yang dikelola Kadin memiliki pasokan susu yang cukup agar menu gizi anak-anak terpenuhi secara sempurna,” jelasnya.

Selain fokus pada pembangunan dapur, Kadin Sultra juga menyiapkan strategi untuk menjaga ketersediaan bahan pangan lokal seperti sayur, ayam, telur, dan ikan. Anton menyebut, Kadin mendorong para pelaku usaha kecil dan masyarakat agar ikut berpartisipasi dalam rantai pasok program MBG.

“Bagi yang belum mampu membangun dapur, bisa ikut menyiapkan bahan pangan seperti sayur, telur, ayam, dan ikan. Kami sudah sampaikan bahwa semua hasil produksi lokal akan terserap karena kebutuhan dapur MBG ini sangat besar,” ungkapnya.

Anton menambahkan, jika seluruh lebih dari 300 dapur MBG di Sultra nantinya beroperasi penuh, maka kebutuhan bahan pangan akan meningkat tajam, sehingga peluang usaha masyarakat di sektor pertanian dan peternakan ikut terbuka luas.

Program MBG sendiri merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan gizi masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah, melalui penyediaan makanan bergizi secara gratis yang melibatkan berbagai pihak, termasuk dunia usaha yang difasilitasi oleh Kadin. (sal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!