MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Tim mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) bersama mahasiswa ISTEK ‘Aisyiyah Kendari berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Mandalika Essay Competition (MEC) 8 yang digelar pada 15–18 Mei 2026 di Universitas Mataram.
Tim tersebut terdiri dari Tegar Zaki selaku ketua tim, Arya Dwinata Mustapa, Sitti Fatmawati Wulansari, dan Nadyn Anastasya. Mereka sukses membawa pulang sejumlah penghargaan bergengsi dalam kompetisi ilmiah tingkat nasional tersebut.
Ketua tim, Tegar Zaki, mengatakan MEC 8 diselenggarakan oleh FMIPA Universitas Mataram bekerja sama dengan Lembaga Setara Prisma Nusantara (Nusantara Muda). Kompetisi ini diikuti puluhan hingga ratusan tim dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia sehingga persaingan berlangsung sangat ketat.
Menurutnya, kegiatan MEC 8 bertujuan meningkatkan kreativitas, inovasi, dan kemampuan mahasiswa dalam menciptakan gagasan solutif bagi masyarakat melalui karya tulis ilmiah dan poster ilmiah.
“Alhamdulillah, tim kami berhasil meraih Gold Medal Poster Presentation Subtema Hukum, Sosial dan Ekonomi, Juara Harapan 1 kategori Poster Presentation tingkat keseluruhan subtema, serta Favorit Poster Subtema Hukum, Sosial dan Ekonomi,” ujar Sitti Fatmawati, Jumat (22/5/2026).
Ia mengungkapkan, pencapaian tersebut diraih melalui proses yang tidak mudah karena harus bersaing dengan peserta dari berbagai universitas di Indonesia yang memiliki kualitas dan kemampuan yang sangat baik.
Sitti Fatmawati menjelaskan, timnya melakukan berbagai persiapan sebelum mengikuti perlombaan, mulai dari riset dan pengumpulan data, penyusunan essay ilmiah, pembuatan poster, pembagian tugas tim, hingga latihan presentasi dan simulasi tanya jawab.
Sementara itu, dewan juri menilai sejumlah aspek, seperti orisinalitas ide, inovasi dan kebermanfaatan solusi, kualitas penulisan karya ilmiah, desain poster, teknik presentasi, penguasaan materi, serta kemampuan menjawab pertanyaan.
“Semoga prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya, berani berkompetisi di tingkat nasional, serta menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan,” ungkapnya.
Ia juga berharap kegiatan seperti MEC 8 dapat terus dilaksanakan karena menjadi wadah positif bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan inovasi dalam menghadapi berbagai persoalan di masyarakat. (mid)












