MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Sultra terus memperkuat persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV yang direncanakan berlangsung di Kota Kendari pada November-Desember 2026.
Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah verifikasi Rencana Anggaran Biaya (RAB) sekaligus pemeriksaan keabsahan cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan. Langkah ini menjadi bagian penting untuk memastikan penyelenggaraan Porprov XV berjalan sesuai ketentuan, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Verifikasi yang berlangsung di GOR Apriyani, Sabtu (17/10/2026), dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan anggaran masing-masing cabor dengan plafon anggaran yang telah mengalami penyesuaian atau efisiensi.
Ketua Panitia Pelaksana Porprov XV, Syukriyanto, mengatakan proses verifikasi tersebut bertujuan memastikan setiap usulan anggaran sesuai kebutuhan kegiatan serta standar yang telah ditetapkan.
“Setiap cabor memaparkan berapa kebutuhan anggaran. Kita lihat sesuai atau tidak. Semua harus sesuai ketentuan atau standar, apalagi dana melekat di Dispora,” ujarnya.
Menurutnya, verifikasi dilaksanakan selama tiga hari dengan melibatkan perwakilan masing-masing cabor. Ketua, sekretaris, maupun technical delegate diwajibkan membawa dokumen persyaratan untuk diperiksa oleh tim verifikasi.
Dokumen tersebut meliputi surat keputusan (SK) kepengurusan yang masih berlaku, SK kepengurusan tingkat kabupaten dan kota minimal 10 kepengurusan, proposal kegiatan, RAB, berita acara penerimaan sebagai anggota KONI, serta Technical Handbook (THB).
Pemeriksaan administrasi dan keabsahan kepengurusan menjadi salah satu aspek penting dalam menentukan cabor yang dapat berpartisipasi pada Porprov XV.
“Di sini juga kita cek soal keabsahan. Kalau untuk kepengurusan harus ada 10 ya. Kalau kurang tidak bisa ikut Porprov, itu sudah menjadi syarat utama,” tegasnya.
Setelah tahapan verifikasi selesai, panitia akan mengumumkan cabor yang memenuhi persyaratan untuk dipertandingkan. Selanjutnya, persiapan akan dilanjutkan dengan peninjauan atau pengecekan venue pertandingan guna memastikan kesiapan fasilitas olahraga.
“Setelah kegiatan ini tentu sudah bisa kita umumkan terkait cabor yang akan dipertandingkan, lalu kita melaksanakan pengecekan venue. Mohon doanya semua lancar,” ungkap Syukriyanto.
Sinergi KONI dan Dispora untuk Porprov yang Akuntabel
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Prestasi Dispora Sultra, Juli Wahyudin, menegaskan bahwa KONI dan Dispora terus berkoordinasi dalam mematangkan seluruh tahapan persiapan Porprov XV.
Berdasarkan data KONI Sultra, terdapat 53 cabor yang masuk dalam pendataan awal. Seluruhnya perlu melalui proses verifikasi untuk memastikan kebutuhan anggaran dan keabsahan administrasi masing-masing.
“Nanti akan diumumkan berapa cabor. Sekarang kami masih bekerja. Soal anggaran, semua sudah ada standar yang ditetapkan dari Inspektorat Provinsi,” jelas Juli.
Ia menambahkan, proses verifikasi menjadi bagian dari upaya memastikan penggunaan anggaran penyelenggaraan olahraga daerah berjalan sesuai standar dan ketentuan yang berlaku.
Dengan demikian, pelaksanaan Porprov XV tidak hanya berorientasi pada suksesnya pertandingan, tetapi juga mengedepankan tertib administrasi, transparansi, dan akuntabilitas penggunaan anggaran.
Cabor Apresiasi Proses Verifikasi
Dukungan terhadap proses verifikasi juga disampaikan Sekretaris Persatuan Gulat Indonesia (PGI) Sultra, Abdul Haris. Ia mengapresiasi langkah KONI dan Dispora yang melakukan pemeriksaan RAB serta keabsahan cabor sebelum pelaksanaan Porprov.
Menurutnya, verifikasi tersebut penting untuk memberikan kepastian bagi setiap cabor dalam mempersiapkan atlet, kebutuhan pertandingan, hingga aspek pertanggungjawaban penggunaan dana.
“Ini sangat penting karena menyangkut kepastian pelaksanaan Porprov. Apalagi soal pertanggungjawaban penggunaan dana. Cabor gulat siap, semoga setelah ini segera dilaksanakan peninjauan venue pertandingan,” tuturnya.
Pelaksanaan Porprov XV menjadi momentum penting bagi pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga di Sulawesi Tenggara. Melalui koordinasi KONI, Dispora, dan seluruh pemangku kepentingan olahraga, persiapan diharapkan semakin matang sehingga ajang olahraga tingkat provinsi tersebut dapat berlangsung lancar dan melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat lebih tinggi. (**)












