DaerahPemprov

Pj Gubernur Andap Sampaikan Arah Kebijakan RPJPD Sultra 2025-2045

×

Pj Gubernur Andap Sampaikan Arah Kebijakan RPJPD Sultra 2025-2045

Sebarkan artikel ini
Pj Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto, saat menyampaikan arahan kepada para Kepala OPD dan seluruh staf Lingkup Pemprov Sultra, bertempat di Ruang Pola Kantor Gubernur, Rabu (8/5).
Pj Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto, saat menyampaikan arahan kepada para Kepala OPD dan seluruh staf Lingkup Pemprov Sultra, bertempat di Ruang Pola Kantor Gubernur, Rabu (8/5).

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andap Budhi Revianto, menyampaikan arahan kepada para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan seluruh staf Lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra, bertempat di Ruang Pola Kantor Gubernur, Rabu (8/5).

Dalam arahan tersebut Pj Gubernur Andap mengawali arahannya mengenai sejarah Sulawesi Tenggara.

“Ini penting diketahui untuk pembangunan organisasi di Sultra,” katanya dihadapan ASN.

Dikesempatan ini, Andap membeberkan arah kebijakan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Sultra 2025-2045. Terdapat isu strategis 2025 yang di kemukakan, yakni tiga isu strategis 2023 serta hasil monitoring dan evaluasi atas perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan pembangunan 2023 hingga April 2024.

“Musrenbang Sultra 2024 memproyeksikan adanya 7 isu strategis 2025 yaitu : tingginya kemiskinan serta ketimpangan masyarakat dan antar wilayah, belum optimalnya pelayanan dasar terutama kesehatan dan pendidikan,” jelasnya.

Kemudian, belum inklusifnya pertumbuhan ekonomi berbasis hilirisasi industri, belum optimalnya daya saing dan produktivitas tenaga kerja.

Selanjutnya, tingginya resiko bencana yang belum diiringi dengan pembangunan berbasis mitigasi bencana yang berkelanjutan, belum efektifnya tata kelola pemerintahan dalam mendukung pelayanan publik yang optimal.

“Serta belum meratanya pembangunan infrastruktur dan konektivitas wilayah, termasuk untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata dan sektor unggulan lainnya,” ucapnya.

Orang nomor satu di Bumi Anoa menambahkan, terdapat 5 prioritas pembangunan 2025 yaitu : pertama, program data dasar Sultra yang presisi, lima bidang kesejahteraan rakyat (Kesra) untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) diantaranya sandang, pangan, dan papan.

“Kedua, pendidikan dan kebudayaan, kesehatan, pekerjaan yang layak dan jaminan sosial. Kehidupan sosial, perlindungan hukum dan HAM, infrastruktur dan lingkungan hidup yang baik, aman dan nyaman,” terangnya.

Sementara prioritas ketiga yakni pembangunan industri sebagai upaya menghadirkan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas. Keempat, reformasi birokrasi dan perbaikan tata kelola pemerintahan daerah untuk mewujudkan “birokrasi berdampak”.

“Dan kelima, pembangunan bidang rohani jadi dasar bagi keempat prioritas,” ungkapnya.

Untuk itu, berdasarkan proyeksi 7 isu strategis 2025 dan 5 prioritas pembangunan Sultra 2025, maka Musrenbang Sultra 2024 menyepakati 6 target indikator makro tahun 2025.

“Yakni pertumbuhan ekonomi, persentase penduduk miskin, rasio gini (indeks), indeks pembangunan manusia (indeks), tingkat pengangguran terbuka dan penurunan emisi gas rumah kaca. Olehnya siapapun pimpinan, atasannya nanti berikan pengabdian yang terbaik,” tutupnya. (**)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!