;

Pj Gubernur Sultra Pimpin Pembersihan di Eks MTQ Kendari, Siapkan Rp1,5 Miliar Anggaran Pemeliharaan

Pj Gubernur Sultra Andap Budhi Revianto saat memimpin kegiatan pembersihan di Eks MTQ di Kendari bersama ASN Pemprov Sultra, Jumat (6/12) pagi.
Pj Gubernur Sultra Andap Budhi Revianto saat memimpin kegiatan pembersihan di Eks MTQ di Kendari bersama ASN Pemprov Sultra, Jumat (6/12) pagi.

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andap Budhi Revianto memimpin kegiatan pembersihan di Eks Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) di Kendari, bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra, Jumat (6/12) pagi. Dalam kesempatan tersebut turut hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra Asrun Lio, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra Tariala dan sejumlah pejabat lainnya.

Pj Gubernur Sultra Andap Budhi Revianto mengungkapkan rasa syukurnya atas nikmat kesehatan yang masih diberikan kepada semua pihak.

“Alhamdulillah, pagi hari ini kita semua masih diberikan nikmat sehat. Saya bersama Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara secara khusus mengambil apel di lapangan MTQ,” ujarnya.

Andap menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, mengingat lokasi kerja bakti berada di kawasan ikonik Sulawesi Tenggara.

“Kita berdiri di ikon Sulawesi Tenggara. Hari ini, hari Jumat yang dimuliakan Allah, kita bersih-bersih di sini agar sarana umum ini dapat kita pergunakan dengan baik,” katanya.Sementara itu, Kepala Dinas Cipta Karya Bina Kontruksi dan Tata Ruang Sultra, Martin Efendi Patulak, mengungkapkan bahwa perawatan MTQ Kendari saat ini tengah dilakukan dengan anggaran terbatas.

“Karena memang kekurangan anggaran, kita hanya mendapatkan Rp200 juta untuk tahun 2024 ini. Namun, alhamdulillah, kita bisa melakukan pembangunan MCK yang sangat dibutuhkan dengan mengalihkan sisa anggaran pada perubahan anggaran,” ujarnya.

Martin juga menjelaskan bahwa anggaran sebesar Rp200 juta ini difokuskan pada perbaikan infrastruktur yang ada, seperti pengecatan dan perbaikan bangunan yang rusak, termasuk pemangkasan rumput serta pengangkatan pasir yang sudah mengeras di sekitar lokasi MTQ.

“Kita cat semua yang sudah rusak, kita perbaiki, kita potong rumputnya, kita angkat semua sampai keras seperti batu,” tambahnya.Martin menyebutkan bahwa di tahun 2025 mendatang, pihaknya akan mengalokasikan dana sebesar Rp1,5 miliar. Anggaran tersebut akan digunakan untuk memperbaiki kerusakan yang lebih parah, termasuk perbaikan kamar mandi yang tersebar di beberapa titik.

“Kita akan perbaiki kerusakan seperti lubang di atas bangunan, serta beberapa bangunan lainnya yang sudah rusak. Kami juga menyiapkan kamar mandi di tiga titik, yaitu satu di depan, satu di sebelah timur, dan satu di sebelah barat,” tandasnya. (**)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

;