Beranda

Sanksi Menanti ASN Tak Disiplin

×

Sanksi Menanti ASN Tak Disiplin

Sebarkan artikel ini
Hugua.
Hugua.

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Hugua, mengingatkan kembali seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya untuk meningkatkan disiplin kerja. Ia menegaskan bahwa ASN yang terbukti tidak disiplin akan diberikan sanksi dan hasilnya akan diumumkan setiap akhir tahun.

Peringatan ini disampaikan setelah Hugua melakukan inspeksi mendadak di beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) dan menemukan sejumlah pegawai yang terlambat masuk kantor.

“ASN setiap pagi apel dan targetnya apa pada saat jam 07.30 wita berapa yang hadir. Absensi langsung diambil saya akan tugasi staf ahli semua dan asisten di wilayah mereka untuk melihat tingkat kehadiran SKPD (Surat Ketetapan Pajak Daerah),” katanya saat diwawancarai, Rabu (12/3).

Dikatakan, penilaian akan dilakukan secara menyeluruh, dan kehadiran pegawai akan dipantau secara ketat.

“Jadi pagi itu juga mereka berdoa supaya mereka melaksanakan tugas itu atas rahmat tuhan. Dan sanksi untuk ASN ini setiap tahun kita akan diumumkan yang paling banyak malasnya, mungkin malas kedua, ketiga sampai malas ke empat,” jelasnya.

Selain itu, Hugua juga memberikan peringatan keras terkait pentingnya disiplin dan integritas dalam menjalankan tugas. Menurutnya, disiplin adalah faktor utama dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik.

“Disiplin adalah hal yang utama. Jika disiplin sudah hilang, bagaimana kita bisa membangun integritas dan kesepakatan bersama?,” tegasnya.

Terkait sanksi, Hugua mengungkapkan bahwa bagi ASN yang terbukti sering terlambat, akan ada penghitungan potongan TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai) berdasarkan jam keterlambatannya. Ia juga berencana memberikan hadiah kepada ASN yang menunjukkan kedisiplinan terbaik dalam pelaksanaan tugas mereka.

Hugua menambahkan bahwa program ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh ASN di Sultra dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab, sekaligus menjadi contoh bagi masyarakat.

“Kami akan terus mengevaluasi kinerja ASN, dan yang paling malas akan mendapatkan sanksi, sementara yang terbaik akan mendapatkan penghargaan,” pungkasnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!