MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Asrun Lio, membuka pasar murah dalam rangka menekan inflasi di Kota Baubau menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijrah, tepatnya di Pelataran Kotamara, Kamis (4/4/2024).
Asrun Lio bersama Wali Kota Baubau Rasman Manafi dan Penjabat (Pj) Sekda Kota Baubau Saido Bonsai, membuka pasar murah yang akan diadakan selama tiga hari, mulai tanggal 4-6 April 2024, serta membagikan 1.400 kupon belanja senilai Rp150 ribu kepada masyarakat Kota Baubau.
Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang hari raya Idul Fitri. Pasar Murah menawarkan berbagai komoditas pangan, termasuk beras, telur, minyak goreng, gula pasir, mentega, sirup, terigu, produk UKM, dan komoditas holtikultura.
Dalam pasar murah ini, masyarakat dengan kriteria tertentu mendapatkan kupon yang dibagikan oleh pemangku lingkungan masing-masing. Namun masyarakat umum juga dapat membeli komoditas tanpa kupon secara terpisah.
Sekda Sultra Asrun Lio, dalam sambutannya mengatakan kegiatan pasar murah tersebut merupakan suatu bentuk pengendalian dari komoditas harga-harga pokok yang sudah diidentifikasi naik, seperti telur, beras, dan lain sebagainya.
“Saya juga menghimbau kepada masyarakat Kota Baubau untuk tidak ragu dan panik terhadap stok komoditas barang. Alhamdulillah Kota Baubau dari laporan mingguan sudah bisa terkendali diangka 2,7% hingga 2,8%. Tetapi masyarakat juga tidak perlu panik. Jangan panik, karena kita sudah hitung, bahwa kita punya stoknya barang itu ada, cukup untuk masyarakat Sulawesi Tenggara sampai akhir tahun,” jelasnya.
Selanjutnya, Asrun Lio juga menginformasikan di Sultra Ada empat daerah yang dijadikan sampel inflasi. Selain Kota Baubau, tiga daerah lainnya yakni Kota Kendari, Kabupaten Kolaka dan Kabupaten Konawe.
“Jadi yang mempengaruhi kita secara nasional itu diangka untuk Sultra memang naik. Tetapi secara nasional juga naik, sehingga kita punya status masih berada diperingkat di bawah nasional,” ungkapnya.
Berkaitan dengan hal tersebut, pemerintah akan terus melakukan intervensi salah satunya dengan mengelar gerakan-gerakan pasar murah di berbagai daerah yang teridentifikasi angka inflasinnya naik.
“Kita akan terus melakukan gerakan-gerakan ini sampai masyarakat bisa dilayani kebutuhannya,” ucapnya.
Selain itu, Asrun Lio menghimbau kepada jajaran Pemda Kota Baubau untuk tetap menjaga stok barang di tengah-tengah lonjakan masyarakat saat menjelang hari raya Idul Fitri nantinya.
“Di Kota Baubau ini, akan ada ledakan masyarakat untuk sementara menjelang lebaran. Jadi kita perlu waspada terhadap stok-stok barang kita,” paparnya.
Turut hadir mendampingi Sekda Sultra Asrun Lio, Staf Ahli Gubernur Sultra Fasikin, serta para Perangkat Daerah Provinsi Sultra terkait yakni; Kepala Dinas BPSDM Syahruddin Nurdin, Kadis kesehatan Husnia, Kapala Dinas Pariwisata Belli, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM LM Shalihin, Kepala Dinas Ketapang Ari Siswanto.
Kemudian, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) I Gede Panca, Kepala Dinas Cipta Karya, dan Tata Ruang Martin Effendi Patulak, Kadis Sumber Daya Air (SDA) dan Bina Marga Pahri Yamsul, Kepala Biro Umum Setda Sultra La Ode Muhammad Rizal Putra, Kepala Biro Administrasi Perekonomian Abdul Rajab, serta Kepala Biro Pemerintahanan Sultra Muliadi. (**)












