MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Kontruksi, dan Tata Ruang Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Martin Efendi Patulak, memberikan update terkait perkembangan proyek infrastruktur yang sedang berjalan di wilayah tersebut.
Dalam wawancara, Efendi menyampaikan bahwa secara keseluruhan, progres pembangunan infrastruktur di Sultra telah mencapai angka yang menggembirakan.
“Terima kasih atas dukungan semua pihak, sampai hari ini kita masih memiliki waktu sekitar tiga hari untuk menyelesaikan beberapa proyek. Rata-rata progresnya sudah mencapai 100%, meskipun ada beberapa yang masih berada di angka 98-99%. Kami berharap semuanya selesai pada tanggal 23 Desember, karena itu adalah batas akhir untuk penarikan termin,” ujar Efendi saat diwawancarai diruang kerjanya, Jumat (20/12).
Namun, ada satu proyek yang sedikit tertunda, yakni pembangunan Kantor Gubernur Sultra. Efendi menjelaskan bahwa progresnya baru mencapai 37-38%. Meski begitu, semua material untuk proyek tersebut sudah tersedia di lapangan, dan pihaknya berharap bisa menyelesaikan hingga 75% pada akhir tahun anggaran ini.
“Ada sedikit masalah internal yang menyebabkan keterlambatan, tetapi kami berupaya semaksimal mungkin agar progresnya tetap berjalan,” tambahnya.
Efendi juga menyampaikan saat ini proyek kolam renang untuk Brigade Mobil (Brimob), sudah selesai dibangun dan dalam tahap uji coba pengisian kolam.
“Kami menggunakan sumur bor untuk mengisi kolam ini, dan pengisian tidak termasuk dalam kontrak. Kami berharap kolam bisa terisi penuh dalam waktu 2-3 minggu ke depan,” katanya.
Efendi juga menyampaikan beberapa proyek yang telah selesai 100% antara lain adalah rehab Aula Korem dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Wakatobi serta Muna.
“Kami bersyukur bisa menyelesaikan proyek-proyek ini tepat waktu, dan kami berharap progres lainnya juga akan mencapai hasil yang signifikan,” kata EEfendi.
Terkait proyek Kantor Gubernur, Efendi mengungkapkan bahwa meskipun tahap 1 dan 2 telah selesai 100%, proyek tahap 3 yang dikerjakan tahun ini sedikit tertunda. Namun, dia menegaskan bahwa masih ada waktu untuk menyelesaikan dan memastikan progresnya pada 30 Desember mendatang.
“Saat ini, kita tengah mengerjakan bagian dinding luar, sementara untuk interior akan dilakukan pada tahap 4 agar kantor bisa segera digunakan. Kami berharap dua atau tiga lantai bisa beroperasi pada tahun 2025,” ungkapnya.
Efendimenambahkan bahwa pemasangan kaca dan ACP (Aluminium Composite Panel) sedang berlangsung pada tahap finishing.
Dengan berbagai proyek yang hampir selesai dan rencana untuk tahap berikutnya, Dinas Cipta Karya, Bina Kontruksi, dan Tata Ruang Sultra optimis bahwa pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut akan terus berlanjut dengan baik. (sal)












