MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Anton Timbang, secara resmi mengukuhkan Pengurus KADIN Kota Kendari periode 2024–2029 di Hotel Claro Kendari, Kamis (23/10/2025). Dalam kesempatan tersebut, Fadli Tanawali dilantik sebagai Ketua KADIN Kota Kendari. Acara ini juga dirangkaikan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) KADIN Kota Kendari Tahun 2025.
Ketua KADIN Sultra, Anton Timbang, menyampaikan harapannya agar pengurus yang baru dikukuhkan segera bekerja dan bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan ekonomi di Kota Kendari.
“Kita telah melaksanakan pengukuhan Pengurus KADIN Kota Kendari periode 2024–2029, sekaligus rapat kerja daerah. Harapan saya, setelah ini KADIN bisa langsung action, bekerja sama membantu Pemerintah Kota Kendari agar perekonomian kota ini semakin maju. Rakerda ini diharapkan juga mampu menghasilkan keputusan strategis untuk mendukung percepatan pembangunan ekonomi daerah,” ujarnya saat diwawancarai awak media.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, yang hadir mewakili Wali Kota Kendari, menegaskan bahwa Pemerintah Kota Kendari siap berkolaborasi dengan KADIN dalam berbagai program pembangunan dan pengembangan ekonomi.
“Kota Kendari sangat siap berkolaborasi dengan KADIN. Ini bukan hanya seremonial di atas panggung, tetapi juga kerja nyata. Kami telah mengagendakan beberapa wilayah yang berpotensi dikembangkan bersama KADIN. Pemerintah kota menunggu konsep dan rancangan dari KADIN untuk bisa kita bahas dan realisasikan,” kata Sudirman.
Sementara itu, Ketua KADIN Kota Kendari, Fadli Tanawali, menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum awal untuk memperkuat kolaborasi antara pelaku usaha dan pemerintah daerah.
“Pelantikan ini hanyalah seremoni, yang terpenting adalah bagaimana ke depan kolaborasi antara KADIN dan Pemkot Kendari bisa berjalan nyata. Kami sadar kondisi keuangan daerah sedang terbatas, apalagi dengan adanya pemangkasan anggaran pusat. Karena itu, sinergi dengan pelaku usaha menjadi sangat penting untuk mendorong pembangunan daerah,” jelas Fadli.
Ia juga menyebutkan sejumlah program prioritas yang akan dijalankan, di antaranya revitalisasi Anjungan Teluk Kendari, optimalisasi potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta pemberdayaan UMKM melalui peningkatan kapasitas dan pendampingan usaha.
“Insya Allah KADIN Kota Kendari berkomitmen untuk membantu pemerintah membangun daerah tanpa bergantung pada APBD maupun APBN. Kita akan fokus pada sinergi, inovasi, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pengukuhan dan Rakerda KADIN Kota Kendari 2025, Muh. Icung Makkarateng, menyampaikan bahwa hingga saat ini KADIN Kota Kendari telah melakukan pendampingan sertifikasi halal kepada sekitar 1.000 pelaku usaha, serta mendorong UMKM untuk memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) KADIN.
“Kami berharap pengukuhan ini tidak hanya menjadi momentum seremonial, tetapi langkah awal bagi KADIN untuk semakin aktif bersinergi dengan pemerintah, lembaga keuangan, dan pelaku UMKM,” ujarnya.
Kegiatan pengukuhan dan Rakerda ini dihadiri oleh jajaran pengurus KADIN Sultra, Forkopimda Kota Kendari, pelaku usaha, serta perwakilan organisasi ekonomi dan UMKM se-Kota Kendari. (sal)












