MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) terus menggenjot upaya pembangunan Sekolah Unggulan Garuda Baru sebagai bagian dari program unggulan nasional di bidang pendidikan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dikbud Sultra, Prof. Aris Badara, menyampaikan bahwa saat ini pihaknya tengah mempersiapkan seluruh dokumen pendukung untuk pengajuan sekolah unggulan tersebut. Menurutnya, jika seluruh proses administrasi berjalan lancar, verifikasi lapangan atau visitasi dari pemerintah pusat dijadwalkan berlangsung pada 8 Agustus 2025.
“Sekolah Garuda ini kami baru dalam tahap pengurusan dokumen. Mudah-mudahan bisa divisitasi pada tanggal 8 Agustus 2025,” ujar Prof. Aris saat ditemui di Gedung DPRD Sultra, Selasa (1/7).
Prof. Aris menjelaskan bahwa pembangunan Sekolah Unggulan Garuda Baru akan sepenuhnya dibiayai oleh pemerintah pusat, termasuk pengadaan gedung, fasilitas, serta rekrutmen tenaga pengajar. Saat ini, Pemprov Sultra hanya fokus pada pengusulan dan penyiapan lokasi.
“Kami mengusulkan tiga lokasi untuk dilakukan verifikasi. Satu di Kabupaten Konawe Selatan, satu di Konawe dan satu di Kabupaten Wakatobi,” jelasnya.
Terkait kebutuhan guru, Prof. Aris menyebutkan bahwa hal tersebut akan diatur oleh pemerintah pusat sesuai dengan petunjuk teknis yang akan diterbitkan.
“Untuk rekrutmen guru, kita masih menunggu petunjuk dari pusat. Yang penting sekarang, kita fokus dulu agar sekolah ini bisa disetujui dan dibangun di Sultra,” katanya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Sekolah Unggulan Garuda Baru dirancang dengan kurikulum khusus untuk menyiapkan lulusan yang mampu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terkemuka di luar negeri dengan standar internasional.
Dengan adanya sekolah ini, Sultra berharap dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan membuka peluang lebih luas bagi generasi muda daerah untuk bersaing di tingkat global. (FA)












