Pemprov Sultra Tegaskan Tidak Ada Jual Beli Jabatan di Kepemimpinan ASR-Hugua, Segera Keluarkan Surat Edaran

Asrun Lio.
Asrun Lio.

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, Asrun Lio, mengimbau kepada seluruh perangkat daerah untuk tidak terpengaruh oleh oknum yang menjanjikan jabatan di era kepemimpinan Gubernur Andi Sumangerukka (ASR) dan Wakil Gubernur Hugua. Ia menegaskan bahwa penentuan posisi dalam pemerintahan tetap mengacu pada kinerja dan profesionalisme, bukan berdasarkan lobi atau kepentingan pribadi.

Sekda Sultra Asrun Lio menyampaikan peringatan ini setelah menerima berbagai laporan mengenai pihak-pihak tertentu yang mengklaim bisa mengatur promosi jabatan dengan imbalan tertentu. Ia memastikan bahwa tidak ada arahan dari pimpinan daerah terkait tawaran semacam itu.

“Saya tekankan kepada seluruh perangkat daerah agar tidak terpengaruh oleh bujukan atau tawaran dari oknum yang mengklaim bisa memberikan posisi jabatan. Itu sama sekali tidak pernah diarahkan oleh pimpinan atau gubernur,” tegas Asrun Lio, saat diwawancarai, Rabu (26/2).

Jenderal ASN Sultra menambahkan, pihaknya akan segera mengeluarkan surat edaran sesuai petunjuk pimpinan.

“Atas petunjuk Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur kita tindak lanjuti dengan surat edaran resmi, agar sistem pemerintahan ini berjalan tanpa oknum-oknum yang melakukan gerakan-gerakan yang mempengaruhi ASN,” ucapnya.

Lebih lanjut, Asrun Lio mengingatkan bahwa satu-satunya faktor utama dalam menentukan jabatan adalah kinerja. Setiap pegawai, menurutnya, harus fokus menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya agar promosi jabatan didasarkan pada prestasi, bukan karena intervensi pihak luar.

“Laksanakan tugas dengan baik, tunjukkan kinerja terbaik, karena itulah yang menjadi ukuran utama dalam pertimbangan reward atau punishment dalam pemerintahan,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pemerintahan sangat bergantung pada disiplin dan komitmen seluruh pegawai dalam menjalankan tugasnya. Ia meminta agar perangkat daerah selalu berpegang pada aturan yang berlaku dan tidak terpengaruh oleh pihak-pihak yang mencoba mencari keuntungan dengan cara yang tidak sah.

“Laksanakan tugas dengan ukuran yang jelas, sesuai dengan apa yang sudah disepakati, direncanakan, dan akan dievaluasi. Jika kita semua bekerja sesuai aturan dan penuh tanggung jawab, maka pemerintahan ini akan berjalan dengan baik,” ucapnya.

Asrun Lio juga meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) di Sultra untuk tidak tergoda dengan janji-janji yang belum tentu benar. Menurutnya, informasi terkait penawaran jabatan yang beredar hanyalah upaya oknum tertentu yang ingin mengambil keuntungan pribadi.

“Dengan imbauan ini, kita harapkan seluruh ASN di Sultra semakin sadar akan pentingnya profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugas mereka, sehingga tata kelola pemerintahan tetap bersih dan bebas dari praktik jual-beli jabatan,” pungkasnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *